->SERIES-3
...,
...,
Ya.., ia menyembunyikanya, tapi kenapa ??.., kenapa ia menyembunyikanya.,
itu karena ia ingin tau seberapa besar Anan peduli pada sebuah coretan yang beralaskan sepucuk kertas yang ia titipkan padaku.,
Tak kusangka.., ternyata kepedulian itu begitu besar., rasa
ingin tau itu.., sangatlah berarti dan sepertinya ia mengharapkan seseorang ..,
Selang beberapa hari.., akhirnya Putri mengaku kalau dia yang
mengirim pesan itu..,
pesan yang mungkin sangat berarti untuknya,
pesan yang mungkin sangat berarti untuknya,
Namun entah kenapa keadaan sekarang begitu berbeda,sangat
jauh berbeda...,
Anan.., iya dia, sekarang dia , pandangan matanya begitu sinisnya padaku.,
Anan.., iya dia, sekarang dia , pandangan matanya begitu sinisnya padaku.,
Entah apa yang membuatnya seperti itu , tapi....
aku merasa bersalah.., ya!!., aku merasa begitu bersalah
aku merasa bersalah.., ya!!., aku merasa begitu bersalah
Dan tak lama setelah itu.., aku bertekat untuk meminta maaf,
.
walaupun sedikit , tapi setidaknya rasa bersalahku sedikit berkurang
walaupun sedikit , tapi setidaknya rasa bersalahku sedikit berkurang
Sajak saat itu...,
Putri selalu membicarakanya.., ya membicarakan Anan, rasanya tiada hari tanpa membicarakanya.,
tapi aku sadar, itu karena dia begitu tulus mencintainya.., mencintai Anan
Putri selalu membicarakanya.., ya membicarakan Anan, rasanya tiada hari tanpa membicarakanya.,
tapi aku sadar, itu karena dia begitu tulus mencintainya.., mencintai Anan
Sejak saat itu ,. Aku tau kalau rasa cinta putri pada anan
begitu besar dan.., ini membuatku sadar kalau ternyata aku tidak benar-benar
menyukainya., dan aku rasa itu hanya sekedar rasa kagum dengan segala yang ia
miliki.
Sejak saat itu...,
ya, hubungan kita berahir sampai disini, dan aku merasa sangat bahagia..,
karena ini adalah pelajaran yang begitu berharga bagiku, sangat berharga..,
ya, hubungan kita berahir sampai disini, dan aku merasa sangat bahagia..,
karena ini adalah pelajaran yang begitu berharga bagiku, sangat berharga..,
Aku sadar kalau saat ini.., bukanlah waktu yang tepat untuk
memikirkan semua itu, karena masih ada banyak hal yang harus aku lakukan..,hal
besar yang bisa aku raih hari ini..,
untuk besok,..lusa.., dan selamanya, masa depanku.
untuk besok,..lusa.., dan selamanya, masa depanku.
Seiring waktu berlalu.., aku mencoba menjauh dari mereka
semua,
hanya saja aku tetap bersama dengan putri,
hanya saja aku tetap bersama dengan putri,
Aku selalu mendengarkan cerita-cerita tentang anan darinya,
dibalik cerita tersebut...
begitu jelas, dan tempak sekali kalau pitri memang benar-benar mencintainya,
begitu jelas, dan tempak sekali kalau pitri memang benar-benar mencintainya,
Namun..,
begitu menyakitkan, kalau pada kenyataanya.. Anan terlihat tak memperdulikan perasaanya,
perasaan putri,
begitu menyakitkan, kalau pada kenyataanya.. Anan terlihat tak memperdulikan perasaanya,
perasaan putri,
Bagaimana dengan putri ???.,
bagaimana kalau ia ..., putri tetap mencintainya ? sampai kapan ia akan mempertahankan perasaanya? Apakah mungkin ?.., apakan mungkin ia bisa bertahan..,
bagaimana kalau ia ..., putri tetap mencintainya ? sampai kapan ia akan mempertahankan perasaanya? Apakah mungkin ?.., apakan mungkin ia bisa bertahan..,
Terimakasih sudah mau membaca, Ini adalah cerita “cinta
itu air mata series-3” nantikan kisah
kelanjutanya ya...,pastinya bakalan seru banget dan banyak pelajaran yang
pastinya bisa diambil untuk sobat semua...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar